![]() |
| Rika,ophie,lisa,okta dan selvi |
Sebuah
Kisah persahabatan yang syarat dengan makna
|
PROLOG:
Pagi hari yang cerah,secerah hati tiga orang sahabat yang sudah
lama bersahabat ini, gita,marsya,dan kekey tiga gadis SMA yang memiliki
keahlian di bidangnya masing-masing,mereka adalah kebanggaan sekolah, di tengah
kebahagiaan atas kebanggan itu nyatanya ada konflik yang justru akan mempererat
tali persahabatan mereka tau malah memutuskannya.
ADEGAN 1
Setting : ruang kelas
Panggung menggambarkan suasana
kelas di pagi hari, terdapatlah tiga orang sahabat yang salah satu dari mereka
datang telat. Tak lama ia duduk, tiba-tiba datanglah seorang guru bersama
seorang anak perempuan yang masih asing dilihat.
Marsya : ” loe masuk
siang key?” ( mengernyitkan alis)
Gita :
”lagi-lagi telat,STB banget loe!”( dengan raut muka yang sedikit jengkel)
Kekey :” semalam gue begadang gara-gara
jangkrik,biasa penelitian baru!” (dengan
santainya menjawab)
(datanglah anak perempuan bersama bu Ani)
Marsya :”sttt... siapa
itu?” (sambil menyenggol gita)
Gita :” mungkin
anak baru” (sambil mengeluarkan buku)
Bu Ani :” anak-anak hari ini kalian mendapatkan
teman baru. Silahkan perkenalkan dirimu” (sambil merangkul anak baru)
Naya :” selamat pagi teman-teman, perkenalkan
nama saya Naya fatimah az-zahra,saya pindahan
dari Bandung. Senang berkenalan dengan kalian,terimakasih” (sambil
tersenyum)
Bu Ani :” apa ada pertanyaan untuk teman baru kalian
ini? Jika ada Silahkan bertanya di waktu senggang. Sekarang kamu boleh duduk di
sana“ (sambil mempersilahkan naya duduk)
Mereka memulai pelajaran hingga bel istirahat berbunyi.
Kenzi :” mau ke
kantin gak?” (dengan sedikit senyum)
Naya :” boleh”
ADEGAN 2
Setting : kantin
Suasana kantin menggambarkan beberapa bangku dan meja yang
tertata sebagaimana kantin umumnya, naya dan kenzi duduk bersebelahan, dan tak
jauh dari tempat mereka duduk kekey,marsya dan gita juga sedang makan di kantin
itu.
Naya :” ken, mereka siapa?” (menoleh ke arah
kekey,marsya dan gita)
kenzi :” siapa?
Mereka bertiga?” (ikut menoleh ke arah mereka)
Naya :” iyah...”
(mengangguk)
Kenzi :”oh,mereka itu geng RAVOSTTA, biasa
kumpulan anak-anak pinter. Kenapa? Tertarik?” (sedikit sinis)
Naya :” oh ya?
Hmmm... tidak, bagaimana sifatnya jika di kelas?” (penasaran)
Kenzi :” loe tertarik ya sama mereka? Sampai
nanya kayak gitu,nggak banget lagi, lihat aja gayanya yang seperti itu,
belagu,sombong,sok paling jenius lagi!
Kalau loe mau ikut gabung sama mereka syaratnya itu loe harus pinter,
gaya loe harus menarik dan yang penting loe harus tajir. Kalau gue sih gak mau
yah!” (sinis)
Naya :” oh... (dalam pikirannyapun mulai timbul
pertanyaan)
ADEGAN 3
Setting : koridor
Suasana koridor menggambarkan tempat yang cukup ramai karena
dilewati dengan beberapa anak yang lalu-lalang, naya dan kenzi sedang berdiri
melihat mading,tiba-tiba ravosta lewat dan tidak sengaja Gita menabrak kenzi
sehingga buku yang dipegangya berjatuhan.
Kenzi :” bisa lihat tidak? Di sini ada orang!
Jangan sembarangan nabrak! Tidak sopan!”(dengan nada ketus)
Gita :” maaf aku
nggak sengaja, maaf yah...”(dengan nada menyesal)
Kenzi :” maaf untuk apa? Kamu nggak bisa
ngebedain yah yang mana lapangan yang mana tempat umum? Sembarangan saja lari-larian”
Gita :” aku
tahu,tapi aku tidak sengaja...”
(kekey merapihkan
buku kenzi yang berjatuhan dan memberikannya kepada naya)
Kenzi :”apa? Tidak
sengaja? Sejak kapan loe semua berlaku seolah-olah nggak sengaja ke gue?”
Marsya :” dia nggak
sengaja nabrak loe, intinya loe maafin gak? Dewasa dikit bisa?”
Kekey :” masalah
kecil aja di besar-besarin,”( emosinya mulai menaik)
Kenzi :” oke gue
maafin dia tapi tolong jangan seperti anak kecil lagi, kalian itu sudah SMA
bukan murid SD lagi!”
Marsya :” heh! Yang seperti anak kecil itu elo!
Masalah kecil aja di besar-besarin! Kayak selebritis aja lo yang cari sensasi
terus,dasar over!” (emosi marsya mulai naik)
Kekey :” sudah
sya...sudah...” (kekey mencoba untuk menyabarkannya)
Kenzi :” terserah
apa kata kalian, masih banyak hal penting yang harus gue kerjain, come on Nay!”
Naya :” iyah...”
Kenzi dan naya pun berlalu dari ravostta...
Gita :” sebenci itukah kenzi sama kita?”
(wajah murung)
Kekey :” maklum lah git, namanya juga manusia,nanti
juga hilang sendiri” (sambil menepuk pundak gita)
Marsya :” tapi kan kita nggak salah, dia aja yang
selalu mau lebih di atas kita” (masih dengan emosinya)
Kekey :” huft... wajar lah dia kesal dengan kita,
coba kalian pikir saja bagaimana sikap ayahnya setelah tahu kenzi tidak lolos
seleksi setelah mencobanya dari beberapa cabang olimpiade?”
Marsya :” kalau itu sih mungkin dia yang kurang
belajar!” (tidak peduli)
Kekey :” mungkin, yang jelas setelah kejadian itu
dia menjadi amat benci dengan kita”
ADEGAN 4
Setting : ruang kelas
kenzi dan
naya berjalan kedalam kelas laulu duduk
Kenzi :” nay, loe liat sendiri kan bagaimana
kelakuan mereka? Sok paling bener!” (sambil membanting buku yang tadi
dibawanya)
Naya :” kamu benar ken, pantas saja kamu benci
dengan mereka”
Kenzi :” pastinya, ini baru sedikit dari yang loe
lihat... yang dulu-dulu itu banyak dan lebih sakit lagi”
Naya :”contohnya apa?”
Kenzi :” kamu nggak bisa nilai? Si marsya yang
sok pinter fisika itu omongannya nusuk dan selalu ngarasa paling bener! Terus si
gita mrs. kimia yang pikun gak ada
hentinya untuk buang-buang uang untuk hal yang gak penting! dan kekey yang bisa
di bilang over dengan penelitiannya yang aneh dan tingkahnya yang sok baik!
Jijik gue kalau dengar Ravostta, geng apaan itu?”(berkata dengan penuh
semangat)
Naya :”
sekarang aku ngerti maksud kamu” (naya tersenyum mengangguk)
Kenzi :” maksudku?
soal apa?”
Naya :” iya, kamu
beritahu aku karena kamu gak mau aku salah bergaul kan? Terimakasih ya...”
Kenzi :” oh? Iya
sama-sama sahabatku” (kenzi tersenyum licik)
Waktu pulang sudah tiba, naya
merasa jengkel setelah tahu ia akan satu kelompok bersama ravostta di tugas
biologi ini. Anak-anak sudah berhamburan keluar kelas tapi tidak dengan naya,ia
terus diam di bangkunya.
Kenzi :” nay, gue
duluan yah!” (sambil meransel tasnya lalu keluar)
Naya :” iya,
hati-hati yah...”
Naya :” kenapa gue
harus satu kelompok dengan mereka? Apa tidak bisa di ganti?”( naya berbicara
pada dirinya sendiri). Tiba-tiba kekey menghampiri naya.
kekey :” belajar kelompoknya sepulang sekolah di
rumahku yah...”(mengeluarkan senyum manisnya)
Naya yang kaget hanya tersenyum mengangguk.
ADEGAN 5
Setting : di rumah kekey
kekey :” ayo
silahkan masuk...”(sambil mempersilahkan masuk)
gita :”iya
anggap saja rumah sendiri nay,hhe” (menepuk pundak naya)
marsya :” woyyy!
memangnya ini rumahmu git?!” (membulatkan mulutnya)
gita :” iya,
rumah kekey kan rumah ravostta juga,weee...” (menjulurkan lidah)
kekey :” sssstttt.... sudah,sudah! Kalau seperti
ini kapan selesainya?” (sambil menutup bibirnya dengan satu jari)
di tengah proses belajar kelompok, marsya bertanya sesuatu.
Marsya :” kapan kita ke
panti lagi? Sudah lama kita tidak berkunjung?”
Gita :” iya nih kapan? Barang-barang yang aku
beli untuk mereka sudah lumayan banyak sebagai hadiah untuk mereka nantinya”
Kekey :” aku juga sudah lama ingin berkunjung lagi
ke sana,kita tinggal tunggu waktu luang saja untuk berkunjung lagi. Tahu
sendiri jadwal anak SMA kelas dua macam kita...”
Gita :” iyah...”
Marsya :” nay, kamu mau ikut?”
Naya :” apa? Kemana?” (kaget)
Kekey :” ke panti sosial, disana kita bisa
bersosialisasi dengan anak anak yatim-piatu. Kamu mau ikut?”
Naya :” hmm... boleh, tapi apa yang harus aku
lakukan untuk membantu kalian, aku tidak memiliki apa-apa untuk di sumbangkan.
Tapi aku biasa berjualan kerajinan tangan di sekolah lamaku, mungkin aku bisa
menjualnya untuk mendapatkan uang dan ilmu kerajinan yang aku miliki bisa aku ajarkan kepada mereka. Bagaimana?”
Marsya :” ide
bagus tuh, kapan kamu mau mulai berjualan?”
Naya :” hmmm... kalau besok gimana? Apa kalian
ingin membantuku?”
Gita :” bisa, lebih cepat maka lebih baik”
Gita,marsya,kekey dan naya selesai mengerjakan tugas
kelompok mereka, di sana naya mulai berfikir bahwa ravostta tidak seperti apa
yang kenzi bayangkan, gita yang ia sebut-sebut boros untuk membeli hal yang
tidak penting ternyata barang-barang itu untuk anak-anak yang
membutuhkan,sungguh salah perkataan kenzi.
Keesokan harinya naya memulai di bantu gita dan kekey untuk
menjajakan barang-barang jualannya,kecuali marsya yang pergi ke perpustakaan.
ADEGAN 6
Setting : di kelas
Gita dan kekey sibuk membantu naya menjajakan barang
jualannya kepada teman sekelas,sedangkan kenzi hanya melihat sinis ke arah
mereka.
Gita :” ada yang mau beli gatungan? Bisa di
gantung di tas,handphone, dan kunci. Handmade lho! Buatan tangan naya, uang
hasil jualannya akan di sumbangkan ke panti sosial.ada yang berminat?”
Kekey dan
gita terus membantu naya berjualan, sampai akhirnya barang yang di jual habis
terbeli.
kekey :” gimana kalau kita keluar kelas dan
keliling sekolah? Pasti lebih banyak lagi peminatnya”
naya :” boleh,tapi tolong simpan uang yang tadi
di tas kecilku,tolong ya git”
(suasana
kelas sepi)
gita: “iya“ sambil memasukkan
dompet naya ke dalam tasnya)
(kenzi melihat gita dan megendap-endap masuk untuk mengambil
dompet naya)
Kenzi :”
apa-apaan mereka? dengan semudah itu lagi-lagi memrebut apa yang gue mau, okey
kalau itu mau mereka.gue akan fitnah gita agar naya kembali lagi ke gue”
(tersenyum licik)
(marsya
melihat kejadian itu dari jendela dan memotretnya penggunakan ponselnya)
Marsya :” licik!”
(tak lama naya,gita,dan kekey kembali ke kelas)
Kekey :”
alhamdulillah jualan kita laku keras” (sambil duduk)
Gita :” iya,kita
bisa semakin cepat pergi ke panti sosialnya”
Naya :” iya, ayo kita hitung uangnya” (naya
memeriksa tasnya namun ia tidak menemukan dompetnya)
Naya :” (terlihat panik) gita kamu simpan
dimana dompetku?”
Gita :” tadi aku simpan di tas kecilmu” (PD)
Naya :”mana? Tidak ada!” (sambil terus
memeriksa tasnya dan terlihat kebingungan)
Gita :” tadi
ada,coba cari lagi,aku bantu” ( sambil membantu memeriksa)
Naya :” mana?
Tidak ada! Kalau hilang bagaimana!” (dengan nada tinggi)
( suasana kelas terlihat mencekam,lalu datanglah marsya
dengan membawa buku )
Marsya :” ada apa ini?”
Kekey :” dompet naya
hilang sya”( dengan nada panik)
Marsya :” memangnya di
simpan di mana? Kok bisa hilang?”(penasaran)
Gita :”tadi aku
simpan di tas kecil naya”(ketakutan)
marsya :” ohhh....”
(terlihat santai)
tiba tiba kenzi datang
kenzi :”sudah di
periksa?”
naya :” sudah,tapi
tidak ada”
kenzi :”mungkin di
curi!” (sambil menatap sinis ke arah gita)
naya :”dicuri? Uang itu untuk panti sosial,tega
sekali yang melakukannya” (raut wajah sedih)
kenzi :” (kenzi berbisik ke telinga naya) aku
tahu siapa yang mencuri” (naya mengrenyitkan alisnya)
kenzi menarik naya dan berkata sesuatu kepadanya sedangkan
ravostta yang terlihat bingung ditinggal
begitu saja.
Kenzi :” tadi aku
melihat gita yang mencurinya”
Naya :”apa? Gita?
Tidak mungkin,justru ia yang aku suruh memasukkan dompetku ke tas”
kenzi :” aku sudah tahu kalau kamu tidak akan
percaya,tapi memang itu yang aku lihat,ayo kita buktikan!” (kenzi membawa naya
kembali lagi ke ravostta)
kenzi :” jadi musuh dalam selimut sahabat itu gak
enak lho git!” (datang ke arah gita mengelilinginya dan berbalik arah menatap
naya)
Gita terlihat bingung
Kenzi :” gak usah
sok innocence,gue tahu belang loe git” (tersenyum licik)
Kekey :” maksud loe?
Loe nuduh gita nyuri?!” (dengan nada tinggi)
Kenzi :” stttt....
gue gak nuduh lho, jangan emosi dulu mbak...” (nyeleneh)
Kekey :” jangan
pernah loe nuduh sahabat gue yang nggak-nggak! Loe pikir loe itu siapa? Hah?”
Kenzi :” eh,gue nggak nuduh! Gue Cuma curiga sama
dia karena tadi yang gue lihat di kelas ya hanya dia! ataaau kalian berdua
sekongkol?”
Kekey :” terserah loe deh! Niat kita baik,Cuma mau
bantu naya berjualan! Kalau gak percaya loe periksa aja deh! Lagipula peduli
banget sih loe sama kita,urusin aja tuh PC loe yang bobrok gara-gara dipake
nge-hack orang-orang yang gak berdosa!
Kenzi :” periksa? Oke kalau itu mau loe” (kenzi
bergegas memeriksa tas kekey, tidak ada. Lalu tas marsya,tidak ada. Dan
terakhir tas gita,dan ternyata ADA!)
Naya :” (menatap seolah tidak percaya) ternyata
benar apa kata kenzi, kalian jahat! Gue gak
percaya lagi sama kalian!” (dengan nada tinggi yang kecewa)
Kenzi :” (tersenyum bahagia)”
Kekey :”(menggelengkan kepala)”
Gita :”aku... aku tidak melakukannya... “
Marsya :” gue percaya kok,” (dengan percaya dirinya
dan menepuk pundah gita) gue percaya gita gak melakukannya, ini adalah tipu
daya dari kenzi dengan strategi basinya yang ingin menghancurkan kita.”
Gita :(tersenyum lega)
kekey :” maksud kamu?”
Marsya :” iyah, tadi gue lihat gita masuk kelas
menyimpan dompet naya, tidak lama kenzi masuk lalu memindahkannya ke dalam tas
gita, dasar licik!” (melihat ke arah kenzi)
Kenzi :” apa? Gue? Fitnah kalian? Gak! Gak
penting banget gue lakuin hal itu, lagipula apa loe punya bukti yang medasar
soal fitnah loe yang nuduh gue barusan?” (kenzi berupaya mengeles)
Marsya :” iya,gue punya” (dengan lantangnya,dan kenzi
yang mendengar terlihat kaget)
ini, (sambil memperlihatkan handphone-nya ke wajah
kenzi)
kenzi :” (kaget dan mencoba mengeles) maksud loe
apa?”
marsya :” maksud gue apa? Seharusnya yang bertanya
seperti itu ya kami,RAVOSTTA. Maksud loe dengan semua ini apa? Kenapa loe
fitnah gita segitunya? loe benci RAVOSTTA? Kenapa? Apa salah kita ke loe ken?
Apa?” ( dengan nada tinggi yang semakin lama mengecil)
kenzi :” gue... gue(menunduk) gue sebenernya iri
sama kalian... kalian selalu berada diatas gue, mulai dari
pergaulan,popularitas, sampai akademik apalagi saat kalian semua ditunjuk
langsung buat mewakili olimpiade nasional besok, elo sya sebenernya gue kagum
sama loe yang pinter banget sama fisika, elo git, ilmu kimia loe lebih atas
dari gue,dan loe key , gue juga kagum sama penelitian biologi yang membahas
jangkrik itu. dan loe nay, jujur gue juga iri sama loe yang anak baru sudah
punya banyak teman... maafin gue semuanya atas sikap gue yang kayak gini, gue
emang salah...” (dengan nada menyesal)
kekey,gita,marsya
dan naya terharu mendengarnya
kekey :” (tersenyum) gak usah sampai begitu... gue tahu gimana
perasaan loe,dan gue juga ngerti kenapa loe ngelakuin ini. kalau boleh jujur gue salut sama loe ken
dengan ilmu IT loe yang gue belum punya. Gue juga iri sama loe karena kelebihan
loe itu yang bagi gue keren banget.tanpa loe sadari loe sudah punya kelebihan
yang RAVOSTTA belum punya kan?” (mengusap pundak kenzi)
marsya :”kekey bener,dan sebenarnya kita gak mau kalau
loe terus-terusan berlaku aneh ke kita,kita gak mau punya musuh ken,”
kenzi : “(kenzi mengangguk mantap) maafin gue ya
semua... gue nyesel berbulan-bulan sudah ngelakuin hal-hal bodoh ke
kalian,sekali lagi maafin gue terutama loe git”
Gita :”iya gak
apa-apa ken,gue juga ngerti kok” (tersenyum)
Naya :” (tersenyum) iya”
Kekey :” Nah kalau begini endingnya itu artinya
RAVOSTTA punya dua anggota baru dong, yang satu pinter IT dan satunya pinter
bisnis!” (tersenyum riang)
Kenzi :” kamu bisa aja key!” (tertawa)
Marsya :” kami
serius,untuk kalian berdua, selamat bergabung di RAVOSTTA”
(berpelukan)
EPILOG
Tanpa disangka-sangka ternyata
kenzi yang iri dengan RAVOSTTA pun memiliki kelebihan yang tanpa ia sadari
sejak lama melekat dalam dirinya,naya yang memliliki jiwa seni dan bisnispun
merasa lega kerena konflik di sekolah barunya ini dapat segera
terselesaikan,dan akhirnya RAVOSTTA memiliki lima personel yang hebat-hebat.
Marsya yang jago fisika,Gita yang pintar kimia,Kekey yang pintar biologi,Kenzi
yang jago IT dan Naya yang lihai dengan ekonomi dan seni nya...
Sekian

